Nyelebu Wajib Disiapkan untuk Penyambutan Tamu Rapat Jonan Madang

Menjelang rapat Desa Long Kemuat warga terus bergotong royong mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut para tamu yang akan hadir. Salah satu persiapan penting yang tidak pernah terlewatkan adalah pembuatan nyelebu, bahan tradisional yang memiliki nilai budaya dan sering digunakan dalam berbagai kegiatan adat maupun penyambutan tamu.
Pada foto terlihat warga sedang mengolah dan menyiapkan nyelebu dengan penuh ketelitian. Proses pembuatannya memerlukan kesabaran dan keterampilan khusus agar menghasilkan serutan yang halus, rapi, dan siap digunakan. Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dan masih terus dilestarikan oleh masyarakat hingga saat ini.
Pembuatan nyelebu bukan hanya sekadar persiapan perlengkapan acara, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kerja sama antarwarga. Dengan semangat gotong royong, masyarakat saling membantu demi memastikan seluruh kebutuhan penyambutan tamu dapat dipersiapkan dengan baik.
Keberadaan nyelebu dalam acara Jonan Madang menunjukkan penghormatan kepada para tamu yang datang serta menjadi bentuk pelestarian budaya lokal yang tetap dijaga oleh masyarakat Desa Long Kemuat. Melalui persiapan yang dilakukan bersama-sama, warga berharap pelaksanaan Rapat Jonan Madang dapat berjalan lancar, sukses, dan semakin mempererat tali persaudaraan antarwarga maupun para tamu yang hadir.
Tradisi membuat nyelebu menjadi bukti bahwa budaya dan kebersamaan masih menjadi kekuatan utama masyarakat Desa Long Kemuat dalam menyukseskan setiap kegiatan adat dan kemasyarakatan.
Baca juga:
Pesona Desa Long kemuat
Pesona Desa Long kemuat